Diklat Peningkatan Kapasitas Aparat Pengawas Internal dalam Melakukan Audit Berbasis Resiko

Dalam rangka efektivitas dan efisiensi dalam rangka Peningkatan Kapasitas Aparat Satuan Pengawas Internal PTN maka Inspektorat Jenderal Kemenristekdikti menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Substansi dalam melakukan Audit Berbasis Resiko. Karena jumlah quota peserta yang terbatas maka Itjen melakukan seleksi internal terhadap peserta yang berhak mengikuti kegiatan yang dimaksud. Sesuai dengan Surat Itjen No 200/GI.2/TU/2016 Sekretaris SPI Politeknik Negeri Madiun Ibu Lely Kumalawati, SE., M.SA., Ak., CA terpilih untuk mengikuti kegiatan tersebut diatas yang dilaksanakan pada tanggal 28-30 April 2016 di Bogor.

 

Risiko adalah segala sesuatu yang berdampak negatif terhadap pencapaian tujuan yang diukur berdasarkan kemungkinan dan  dampaknya (Permenkeu 191/pmk.09/2008). Dasar hukumnya adalah  PP No.60/2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah; Permenkeu No. 191/PMK.09/2008 tentang Penerapan Manajemen Risiko di Lingkungan Departemen Keuangan.

 

Tujuan dari audit berbasis resiko adalah:

  • Mengidentifikasi dan menguraikan semua risiko-risiko potensial yang berasal baik dari faktor internal maupun faktor eksternal;
  • Memeringkat risiko-risiko yang memerlukan perhatian manajemen instansi dan yang memerlukan penanganan segera atau tidak memerlukan tindakan lebih lanjut; dan
  • Memberikan suatu masukan atau rekomendasi untuk meyakinkan bahwa terdapat risiko-risiko yang menjadi prioritas paling tinggi untuk dikelola dengan efektif.